Apa Itu Headless CMS?

March 21, 2021 2 min read
Pernah dengar tentang Headless CMS? Apa sih Headless CMS? Apa bedanya sama CMS seperti Wordpress? Mari kita bahas.

Seperti kita tahu, CMS merupakan sebuah sistem managemen konten yang berguna untuk memudahkan kita mengelola konten website kita.

Lalu apa itu Headless CMS?

Headless CMS merupakan sistem managemen konten yang terpisah dari frontend nya.

Kata "Head" merujuk pada frontend atau tampilan, jadi secara sederhana Headless CMS bisa diartikan sebagai sebuah CMS tanpa frontend atau sebuah CMS dengan frontend terpisah.

Lalu dimana backendnya?

Headless CMS menggunakan API pada backend sebagai metode untuk menyimpan mengirimkan konten yang akan ditampilkan pada frontend.

Keuntungan Headless CMS

Headless CMS memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan CMS tradisional, berikut ini diantaranya.

Fleksibilitas

Beberapa developer menganggap CMS tradisional terlalu terbatas arsitekturnya. Dengan menggunakan Headless CMS, developer akan lebih bebas dalam membuat kerangka frontend sesuai dengan keperluan kita.

Selain itu, developer akan lebih leluasa dan fokus pada pembuatan konten daripada managemen konten.

Kompabilitas

Kita bisa menampilkan konten ke perangkat apapun sambil menganalisa user experience dari satu backend dengan mudah.

Lebih Aman

Dengan menggunakan Headless CMS, resiko dari serangan DDOS akan semakin kecil, karena platform backend tidak bisa diakses dari basisdata CMS.

Skalabilitas

Dengan backend dan frontend yang terpisah, kita akan lebih leluasa memaintenance tanpa khawatir terjadi downtime. Kita juga bisa mengcustom, atau mengupgrade masing-masing bagian tanpa perlu khawatir terganggu performanya.

CMS Tradisional vs Headless CMS

Mungkin kalian berpikiran CMS tradisional dengan Headless CMS sekilas sama, tentu saja sangat berbeda.

Pada CMS tradisional, frontend dan backend tidak terpisah satu sama lain. Desain situs dan managemen konten semua jadi satu dalam satu website.

WordPress bisa disebut sebagai salah satu CMS tradisional. Kita bisa melihat frontend dan backendnya sekaligus dalam satu Website.

Meskipun dengan menggunakan REST API, Wordpress juga bisa kita gunakan sebagai Headless CMS.

Sedangkan pada Headless CMS, konten akan disimpan dan dipublikasikan dalam format tertentu, seperti JSON.

Lalu kita bisa mempublikasikannya menggunakan API dan menggunakan berbagai framework Javascript seperti Vue.js, React, Angular sebgai frontendnya.

Atau bisa juga menggunakan Static Site Generator seperti Nuxt.js, Gridsome, dan masih banyak lagi.

Headless CMS lebih praktis dan flesible dalam mengaplikannya, akrena tidak terpaku pada struktur yang telah ditentukan seperti apda CMS tradisional.

Contoh Headless CMS

Ada banyak sekali Headless CMS, beberapa yang populer diantaranya.

  • Contentful
  • Prismic
  • ButterCMS
  • Storyblok
  • Cockpit CMS
  • Dan masih banyak lagi.

Referensi

What Is a Headless CMS and Should You Be Using One?


Terima kasih sudah membaca artikel "Apa Itu Headless CMS?"
Silahkan Login untuk berkomentar.