Pentingnya Tag Hreflang Dalam SEO

April 4, 2021 4 min read
Pernah gak sih kamu mengunjungi sebuah website dalam bahasa inggris kemudian browser kita memberitahukan apakah kita ingin mengubahnya ke dalam bahasa indonesia?

Sekarang apakah kamu sudah menyiapkan fungsi tersebut untuk menjangkau audience yang lebih banyak dari berbagai negara?

Apalagi jika website kita adalah web multi bahasa, sangat direkomendasikan untuk menggunakan tag ini. Dengan menyediakan pilihan bahasa, akan memudahkan pengunjung dari negara lain untuk memahami apa yang kita sampaikan di website atau blog.

Selain itu, mesin pencari akan semakin mudah menampilkan hasil pencarian user sesuai dengan bahasa dan geografis website kita. Dan tentu saja akan meningkatkan peluang kenaikan trafik dan konversi.

Apa itu hreflang?

Hreflang merupakan sebuah tag yang berfungsi untuk memberitahu Google mengenai bahasa apa yang akan ditampilkan di hasil pencarian ke user yang tertarget secara geografis.

Misalnya, kita mencari sebuah artikel dengan bahasa indonesia, yang direkomendasikan oleh Google tidak hanya website indonesia saja, tetapi ada juga website luar yang sebenarnya berbahasa inggris, tetapi memiliki konten yang diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia dan memiliki tag hreflang untuk negara indonesia.

Jadi dengan hreflang, kita bisa mentargetkan konten yang ada pada halaman web sesuai dengan bahasa dan wilayah geografis.

Contoh lain, saat kita mencari website Canva dalam bahasa indonesia, maka yang muncul di hasil pencarian adalah website Canva dengan bahasa indonesia. Sementara jika kita mencari website Canva dalam bahasa filipina, maka yang tampil di hasil pencarian adalah website Canva dengan bahasa filipina.

Pentingnya hreflang dalam SEO

Pada dasarnya, tag hreflang tidak secara langsung bisa meningkatkan SEO website kita, tapi jika kita ingin mentargetkan audien secara global, sangat direkomendasikan menggunakan tag ini.

Berikut ini beberapa alasan kenapa tag hreflang adalah salah satu tag penting dalam SEO.

Meningkatkan user experience

Tag ini akan meningkatkan user experience karena konten disediakan secara khusus menggunakan bahasa yang pengguna gunakan, dan Google tahu saat pengguna dari negara "x", maka yang muncul di hasil pencariannya adalah website kita dengan bahasa "x".

Pengguna jadi lebih memahami konten yang ada di website kita, dan mereka bisa berlama-lama di website kita, sehingga bisa menurunkan bounce rate.

Mencegah duplikat konten

Sama halnya dengan tag canonical, hreflang juga bisa mengatasi masalah duplikat konten.

Misalnya kita menggunakan bahasa inggris untuk dua wilayah yang berbeda, tanpa menggunakan hreflang, Google bisa mengidentifikasi ini sebagai duplikat konten.

Cara kerja hreflang

Pada paragraf sebelumnya sudah kita singgung bagaimana cara kerjanya, agar lebih memahami kita berikan contoh lagi.

Misalkan kita membuat dua halaman Home yang sama, tetapi satu dalam bahasa Inggris (hreflang = "en"), dan yang lainnya dalam bahasa Spanyol (hreflang = "es").

Saat pengguna mencari website kita dalam bahasa Spanyol atau dari browser berbahasa Spanyol, mereka akan menerima halaman Home versi Spanyol, selama diberi tag dengan benar.

Hreflang digunakan saat website memiliki konten yang sama, namun dalam berbagai bahasa.

Atau saat konten secara spesifik ditargetkan pada wilayah tertentu, misalnya Inggris raya (en-gb), atau Australia (en-au).

Contoh penggunaan hreflang

Contoh penggunaan tag hreflang sebagai berikut.

<head>
...
<link rel="alternate" href="URL" hreflang="xx-yy"/>
...
</head>

Dimana "xx" menentukan bahasa halaman dan "yy" menentukan wilayah yang ditargetkan. Contohnya

  • German/Germany: de-de
  • English/USA: en-us
  • English/Great Britain: en-gb
  • Irish/Ireland: ga-ie
  • Hindi/India: hi-in
  • Italian/Italy: it-it
  • Japanese/Japan: ja-jp
  • Korean/Korea: ko-kp
  • Portuguese/Brazil: pt-br
  • Russian/Russain Federation: ru-ru
  • Chinese (simplified)/China: zh-hans-cn
  • Dan lainnya.

Untuk penulisan kode bahasanya mengikuti format ISO 639-1. Sedangkan kode negaranya mengikuti format ISO 3166-1 Alpha 2.

Bagaimana jika tidak ingin mengimplementasikan hreflang? cukup gunakan x-default, jadi seperti berikut.

<head>
...
<link rel="alternate" href="URL" hreflang="x-default"/>
...
</head>

Oke, cukup sekian artikel ini, jadi intinya jika kita ingin menjangkau audience yang lebih luas dari berbagai negara lain, kita bisa menggunakan tag hreflang. Biar website kita tetap nongol di hasil pencarian mereka, dan pastikan konten sudah diterjemahkan agar mereka bisa memahami apa isi konten kita.


Terima kasih sudah membaca artikel "Pentingnya Tag Hreflang Dalam SEO"
Bagikan
Silahkan Login untuk berkomentar.