6 Static Site Generator (SSG) Terbaik 2021

March 13, 2021 5 min read
Berikut ini rekomendasi 6 statis site generator yang mungkin bisa jadi alternatif pilihanmu.

"Menurutku, 2020 menjadi tahun dimana Jamstack menjadi sangat populer", ungkap Brian Rinaldi di salah satu postingan yang dia tulis di blog Snipcart.

Gak bisa dipungkiri memang, Jamstack menjadi semakin populer beberapa tahun terakhir.

Semakin banyak developer yang ingin memulai menggunakan Jamstack. Namun banyak pula yang bingung untuk memulai dari mana?

Bagaimana kalau kita mulai dari Static site generator (SSG)?

Pasti akan muncul pertanyaan, Apa itu SSG? Dan SSG apa yang harus kita pakai?

Jamstack memberikan berbagai tools pilihan Static site generator (SSG), yang menjadi resep utama dalam pembuatannya.

Merujuk pada situs staticsitegenerators.net, setidaknya ada 460 tool SSG yang bisa kita pilih.

Hmmm, semakin bingung?

Oke kita ringkas mejadi 6 Static site generator (SSG) yang paling direkomendasikan.

Tetapi sebelum kita lanjut, mari kita bahas pertanyaan tentang Static site generator (SSG) diatas.

Apa itu Static site generator (SSG)?

Jika diartikan secara langsung, SSG bisa disebut dengan "Penghasil website statis".

Pada dasarnya, SSG merupakan istilah untuk tool yang bisa menghasilkan halaman web statis.

Konsepnya sangat sederhana, markup menggunakan Markdown atau HTML, data menggunakan JSON, YAML, atau TOML, kemudian mengkombinasikan dengan template menggunakan Handlebars, Liquid, Nunjucks, atau lainnya, dengan tujuan menghasilkan halaman web.

Konsep ini sebenarnya mirip dengan bahasa pemrograman web dinamis seperti PHP, namun yang menjadi pembeda adalah pada build time, dan aset yang ditampilkan yang bersifat statis.

SSG bisa dibangun menggunakan berbagai bahasa pemrograman. Misalnya Jekyll dibangun dengan bahasa pemrograman Ruby, Gatsby dibangun dengan React, NuxtJS dibangun dengan Vue.js, dan masih banyak lagi.

Ada dua jenis SSG, yang pertama adalah SSG tradisional yang hanya menghasilkan aset HTML, CSS, dan JavaScript secara statis.

Yang kedua adalah SSG modern yang tak hanya menghasilkan aset statis, tapi juga memiliki kontrol atas frontend web tersebut.

Misalnya SSG modern yang dibuat menggunakan kerangka kerja JavaScript seperti React, Vue, atau Angular.

Mereka tak hanya menghasilkan aset statis, namun juga menggunakan kerangka kerja frontend yang ditentukan dan dapat menghasilkan konten pada waktu pembuatan, atau memuatnya di sisi klien pada runrime seperti pada aplikasi laman tunggal (SPA).

Static Site Generator Rekomendasi 2021

1. Next.js

Next.js adalah framework web berbasis React yang bisa digunakan untuk membangun aplikasi web yang sepenuhnya dirender di sisi server (SSR), SSG, bahkan aplikasi SSG/SSR hybrid.

Next.js menawarkan berbagai tool bawaan untuk routing, state, code-splitting, dan banyak lagi yang membuatnya lebih mudah digunakan untuk membangun React SPA.

Perkembangan Next.js pada 2020 lalu sangat pesat, dimulai dengan sejumlah rilis 9.x yang mencapai puncaknya pada rilis Next.js 10 pada bulan Oktober 2020 lalu. Bertepatan dengan Next.js Conf pertama yang memiliki lebih dari 30 ribu peserta.

2. Eleventy

Eleventy adalah framework berbasis JavaScript yang fokus pada kinerja.

Yang membuat Eleventy unik adalah, meskipun berbasis JavaScript, ia merupakan model SSG tradisional yang fokus pada penyediaan tool untuk menghasilkan aset statis dari data dan template.

Bahkan Mozilla baru-baru ini mengadopsi Eleventy untuk situs-situs seperti dokumentasi ekstensi Firefox dan MDN versi baru.

Seperti halnya SSG tradisional, kurangnya perspektif framework bukan berarti kita tidak bisa memanfaatkannya.

3. Gatsby

Gatsby dianggap sebagai SSG yang paling berpengaruh sejak pengenalan Jamstack 2015 lalu. Gatsby, yang berbasis React, memulai era SSG berbasis JavaScript yang sekarang mulai mendominasi dunia Jamstack.

Selain itu, adanya Gatsby juga membantu mempopulerkan penggunaan GraphQL untuk data di aplikasi Jamstack dan memperkenalkan arsitektur plugin berbasis komunitas yang keberhasilannya masih coba ditiru oleh SSG lain.

Salah satu keluhan terbesar yang sering kita dengar tentang Gatsby adalah build time, masalah yang telah mereka atasi dengan kerja keras selama setahun terakhir ini, dengan meluncurkan build tambahan.

Fitur ini tak hanya ada pada Gatsby Cloud milik Gatsby, tetapi juga ada di layanan seperti Netlify, dan dapat mengurangi build time menjadi beberapa detik saja.

Gatsby menjadi semacam pintu masuk ke dunia Jamstack bagi developer yang ingin mencoba Jamstack.

4. Nuxt.js

Seperti namanya, Nuxt.js memiliki banyak kemiripan dengan Next.js, hanya saja Nuxt.js berbasis Vue.js, sedangan Next.js berbasis React.

Sering dibilang mirip, karena Nuxt.js juga bisa digunakan untuk membangun aplikasi web yang sepenuhnya dirender di sisi server (SSR), SSG, bahkan aplikasi SSG/SSR hybrid.

Nuxt juga meningkatkan waktu build statisnya dengan mengizinkan build dibuat dari cache build jika hanya konten yang diubah, yang berarti bisa melewati build webpack lengkap dan membuat build time semakin cepat.

5. Hugo

Hugo adalah SSG tradisional berbasis Go yang diperkenalkan pada tahun 2013 lalu.

Secara tradisional, seperti Eleventy, Hugo berfokus pada penyediaan tool untuk menghasilkan situs statis, tanpa framework frontend.

Keistimewaan Hugo adalah dari build time, karena dibuat dnegan Go, seringkali build time Hugo bisa selesai dalam milidetik.

Selama bertahun-tahun, Hugo terus melakukan pembaruan agar semakin mudah saat digunakan.

Banyak dari fitur Hugo yang berguna untuk meningkatkan sistem pembangunan aset Hugo serta untuk mempermudah penggunaan tool modern seperti PostCSS, npm, dan bundling JavaScript.

Jekyll

Jekyll adalah generator situs statis berbasis Ruby yang mempopulerkan seluruh konsep SSG. Pada awalnya dibuat oleh salah satu pendiri GitHub Tom Preston-Werner pada tahun 2008 dan kemudian populer.

Jekyll adalah SSG "tradisional" seperti Hugo dan Eleventy. Meskipun bisa membuat hampir semua jenis situs dengan Jekyll, namun kebanyakan orang mengenalnya lebih ke arah "blog-sentris" dengan kemudahannya dalam pembuatan blog statis.

Itulah beberapa SSG rekomendasi di tahun 2021 ini. Pilihlah SSG sesuai kebutuhan dan keperluan, mana yang lebih memudahkan pekerjaan kita.


Terima kasih sudah membaca artikel "6 Static Site Generator (SSG) Terbaik 2021"
Silahkan Login untuk berkomentar.